Rapat Koordinasi Penyerahan Penyerahan Arsip Pilbup Kudus 2018 dan Arsip DPRD Kabupaten Kudus Pemilu 2019

Bagikan :
RAPAT KOORDINASI: Penyerahan Arsip Pemilihan Bupati Kudus 2018 dan Arsip Pemilu Legislatif Kabupaten Kudus di Pemilu Tahun 2019

KUDUS – KPU Kabupaten Kudus mengadakan Rapat Koordinasi Penyerahan Arsip Pilbup Kudus 2018 dan Arsip DPRD Kabupaten Kudus Pemilu 2019 dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus, Selasa Pagi (18/02/2020).

Rapat dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Kudus, Naily Syarifah dengan penjelasan mengenai beberapa arsip yang telah disiapkan oleh KPU Kabupaten Kudus, “terdapat kurang lebih 95 arsip yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilihan Bupati Kudus 2018 dan Pemilihan Legislatif Kabupaten Kudus di Pemilu 2019 untuk diserahkan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus”.

Kemudian dijelaskan oleh Syukur (Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus) mengenai klasifikasi arsip yang dapat diserahkan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, “terdapat beberapa macam penggolongan arsip, yang kami minta hanyalah arsip yang memuat nilai sejarah atau arsip statis”. Selanjutnya dari data yang diberikan oleh KPU Kabupaten Kudus diolah kembali oleh Dinas Kearsipan dengan cara menginventarisasi sesuai kebutuhan “dari data yang diberikan akan kami inventarisasi kembali” ujarnya.

Adi Susatya (Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Kudus) juga menambahkan “Pelaksanaan urusan pemerintahan yang mendapat dukungan pemerintah pusat tidak dalam perjanjian kerjasama tapi melalui kesepakatan bersama, tata cara sudah dijelaskan dinas kerasipan”.

Ada beberapa pertanyaan yang diutarakan dari Sekretaris KPU Kabupaten Kudus, mengenai keaslian arsip, digitalisasi arsip, penilai arsip, hingga mengenai dokumen surat suara apakah bisa dikatakan arsip statis.

Syukur menjelaskan bahwa “arsip statis harus otentik, meskipun copyan harus ada verifikasi data, sedangkan data berbentuk softcopy juga dapat digolongkan ke dalam arsip, nanti tim penilai arsip ada sendiri”.

Dhani Kurniawan juga menanyakan “Surat Suara apakah dapat dikatakan sebagai arsip statis?”, Syukur menjelaskan “arsip statis adalah riwayat dari persiapan hingga akhir kegiatan”.(*)