Hibah Tanah Disetujui, Kantor KPU Kudus Diwacanakan Pindah

Bagikan :
SILATURAHMI: Komisioner KPU Kudus berdiskusi dengan Plt Bupati Kudus HM Hartopo terkait rencana hibah tanah di pendapa kabupaten, Senin (06/07/2020)

 

KUDUS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus mewacanakan untuk pindah kantor. Hal itu dikarenakan, kantor yang saat ini beralamat di Jalan Ganesha Raya 4 Purwosari Kudus dinilai kurang representatif. Selain sempit, akses masuknya juga agak kesulitan jika barang-barang logistik datang saat tahapan pemilu dan pilkada dimulai.

Guna mewujudkan itu, dari KPU Kudus sudah melakukan beberapa cara. Di antaranya, melakukan koordinasi dengan Pemkab Kudus terkait hibah tanah. ”Pada dasarnya kami siap menghibahkan tanah milik pemkab untuk kantor KPU. Karena saya sendiri kepengen di Kudus kantor KPU-nya representatif, sehingga pelaksanaan pemilu dan pilkada bisa berjalan dengan baik, lancar dan nyaman,” kata Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat menerima kunjungan dari tiga Komisioner KPU Kudus (Naily Syarifah, Ahmad Kholil, dan Cahyo Maryadi) di pendapa kabupaten, Senin (06/07/2020).

Rencananya, tanah yang akan dihibahkan kepada KPU Kudus lokasinya di perkantoran Mejobo, tepatnya di belakang Dinas Perdagangan Kudus. Di situ, masih ada tanah milik pemkab yang cukup luas dan mempunyai akses jalan yang lebih baik dari kantor KPU yang sekarang.

”Proses hibah tanah ini, jika berjalan lancar memakan waktu kurang lebih dua bulan. Namun, dari kami (pemkab) juga memberi syarat, jika dalam waktu tiga tahun tidak dibangun, tanah yang dihibahkan ditarik kembali,” imbuh Eko Djumartono, kepala BPPKAD Kudus yang ikut dalam diskusi tersebut.

Naily Syarifah, ketua KPU Kudus mengatakan, setelah mendapatkan hibah tanah, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU RI di Jakarta untuk pembangunan kantor. Adapun waktunya kapan dibangun, dari KPU Kudus belum bisa memperkirakannya.

”Yang jelas saat ini kami fokus hibah tanah dulu. Baru kemudian pembangunan kantornya. Mohon doanya saja semoga dalam waktu 2-3 tahun lagi kantor sudah dibangun dengan baik, terutama sebelum tahapan pilkada di Kudus dimulai,” tegasnya. (*)