RISET PENDIDIKAN PEMILIH

Bagikan :

 

FGD

MENGGANDENG PIHAK KETIGA, KPU KABUPATEN KUDUS MELAKSANAKAN RISET PENDIDIKAN PEMILIH

Keberhasilan Pemilu bisa dilihat dari beberapa indikator, yaitu sukses secara proses dengan indikator prosesnya lancar, kontestan diperlakukan adil, pemilih diberikan hak menyalurkan aspirasinya sesuai amanat Undang-undang dan hasilnya yaitu para wakil rakyat terpilih dan kemudian dilantik.

Untuk meningkatkan kualitas Pemilu berikutnya perlu dilakukan riset dan kajian yang detail untuk melihat kekurangan-kekurangan yang ada di Pemilu kemarin. Sehingga akan dapat dilakukan kajian mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan sehingga kualitas Pemilu berikutnya akan lebih baik.

Dari sinilah kemudian KPU Kabupaten Kudus dengan menggandeng Komunitas Marwah dibawah koordionator Edy Supratno, S.Ag., M. Hum. untuk melaksanakan riset tentang perilaku pemilih yang terkait dengan Suara Tidak Sah dalam Pemilu DPD Tahun 2014 di Kabupaten Kudus.

Metode penelitian mengambil dua pendekatan, pertama Kualitatif yang menggunakan metode penelitian terhadap dokumen Pemilu 2014 milik KPU Kabupaten Kudus untuk mengumpulkan data-data perolehan suara. Kedua, Penelitian lapangan (Field Research) untuk mewawancarai pemilih dan mantan penyelenggara Pemilu ditingkat Kecamatan dan Desa dengan rentang waktu selama 3 (tiga) bulan mulai dari proses persiapan, pengumpulan data, pengolahan data, hingga analisa dan penyusunan laporan riset.

Skup riset ini ada dua, yaitu temporal dan spasial. Skup temporalnya adalah Pemilu 2014, dan skup spasialnya adalah di sembilan kecamatan diwilayah Kabupaten Kudus dengan sampel sembilan desa. Kesembilan desa tersebut adalah Desa Singocandi (Kecamatan Kota), Desa Ngembal Kulon (Kecamatan Jati), Desa Kesambi (Kecamatan Mejobo), Desa Karangrowo (Kecamatan Undaan), Desa Bacin (Kecamatan Bae), Desa Setrokalangan (Kecamatan Kaliwungu), Desa Klumpit (Kecamatan Gebog), Desa Sidomulyo (Kecamatan Jekulo), dan Desa Soco (Kecamatan Dawe), dengan Fokus Penelitian Khusus pada Pemilihan Anggota DPD Jawa Tengah.

Topik riset menghasilkan keluaran (Output) dalam bentuk Laporan Hasil Riset dan Publikasi Buku Riset. Secara khusus hasil akhir dari riset ini adalah dipetakannya akan persoalan atau peta masalah serta adanya rekomendasi atas persoalan ditiap topik riset tersebut. [ ] …. (Subag Teknis dan Hupmas)