PENDIDIKAN DEMOKRASI DIAWALI DENGAN KUNJUNGAN KPU KABUPATEN KUDUS KE KANTOR DISDIKPORA KABUPATEN KUDUS

Bagikan :

AudensiDINAS Pend

Membangun Jiwa Demokrasi Sejak Usia SMU:

Untuk membangun jiwa demokrasi kebangsaan dan pendidikan pemilih pada seseorang, bukan hanya membutuhkan waktu yang sebentar. Perlu rentang waktu yang panjang untuk menyadarkan seseorang dalam hal kesadaran dan kejujuran demokrasi, terutama di Kabupaten Kudus. Walaupun Pilkada untuk Kabupaten Kudus direncanakan pada Tahun 2018.

Untuk menggapai hal tersebut, KPU Kabupaten Kudus sebagai lembaga penyelanggara pemilu ditingkat kabupaten, merencanakan kegiatan pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula dengan medatangi ke SMU, SMK dan MA se-Kabupaten kudus, baik Negeri maupun Swasta.

Kegiatan tersebut sudah diawali dengan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus pada hari Kamis, 8 Oktober 2015 jam 13.00 di Jalan Mejobo. Dari KPU yang dihadiri oleh Moh. Hanafi, SE., (Ketua KPU), Dhani Kurniawan, Msi., (Divisi Tungsura), Syafiq Ainurridho, SPd. I., (Divisi Mutarlih), dan Eni Misdayani, MM., (Divisi Sosialisasi). Sedangkan dari Sekretariat KPU dihadiri oleh Subeno (Kasubag Teknis) dan Sunoto (Staf Teknis).

Dari Disdikpora yang hadir adalah Kepala Disdikpora Joko Susilo, beserta jajarannya yaitu Hartono, Didik Hartoko, Kasmudi, Moch. Soleh, dan Sriyati. Acara koordinasi yang dibuka oleh Hartono, mengharapkan kedepan kegiatan pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula ini dapat memberikan manfaat dalam perjalanan demokrasi dan pendidikan di Kabupaten Kudus.

Sedangkan dalam sambutan kepala Disdikpora, Joko Susilo, sangat mendukung dan akan berusaha membantu dan mengharapkan semoga kegiatan pendidikan demokrasi ini bisa berjalan dengan lancar, sukses, tidak ada kendala, dan bisa diterima oleh anak didik sebagai pemilih pemula pada Pilkada dan Pemilu kedepan.

Dari KPU sendiri, yang disampaikan oleh Moh. Hanafi, pertama, harapan jangka panjangnya selain kegiatan pendidikan pemilih ini yang tahun-tahun yang lalu juga sudah berjalan, kedua, untuk tahun mendatang ada kegiatan pemilihan Ketua Osis secara serentak se-Kabupaten Kudus. Dan ketiga, materi demokrasi dan Pemilu bisa dimasukkan dalam silabus mata pelajaran di sekolah.[] (Ridho)