PENDIDIKAN PEMILIH DI SMA NU AL-MA’RUF DAN SMKN 3 KUDUS

Bagikan :

SMA AL`MARUF

 

SMA NU AL-Ma’ruf dan SMKN 3 Kudus mendapatkan giliran pendidikan pemilih Rabu, 28 Oktober 2015. Eni Misdayani, MM didampingi Arika dan Syafiq Ainurridho, SPd.I didampingi Aris Kurniawan, ST selama lebih dari 2 (dua) jam lebur bersama anak-anak.

Berbagai pendapat dan kesan tentang pemilu sejauh pemahaman mereka ditampung dan dibedah bersama, Money politik jadi sentral diskusi. Pemilih-pemilih cerdas ini mencoba menyampaikan berbagai cara untuk meminimalisir money politik.

Satu pertanyaan yang cerdas adalah,bagaimana kita bisa menyalurkan aspirasi kepada caleg yang terpilih sebagai wakil rakyat? Muncul dari salah satu siswa. Disinilah fungsinya pemilih mengenalii wakil-wakilnya sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Sebaliknya wakil rakyat yang terpilih pun harus melakukan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Sehingga partisipasi diharapkan tidak hanya ketika masa pencoblosan saja tetapi berkelanjutan sampai caleg maupun pemimpin tersebut terpilih harus kita kawal program-programnya sebagaimana visi misi yang ditawarkan pada saat kampanye.

Kegiatan ditutup dengan membangun komitmen bersama untuk bersama-sama mewujudkan demokrasi bermartabat yang bersih dari politik uang. Bukan hal yang mudah tentunya tapi tidak ada yang sia-sia ketika kita mencoba hal yang baik. Salah satu tekad seorang siswi SMA NU Al Ma’ruf patut dijadikan kaca benggala, yaitu ‘harus dimulai dari diri sendiri. (EM)