PEGAWAI PEMERINTAH NON PEGAWAI NEGERI (PPNPN) SEKRETARIAT KPU KABUPATEN KUDUS TERDAFTAR SEBAGAI ANGGOTA BPJS KESEHATAN DAN BPJS TENAGA KERJA

Bagikan :

Kudus (30/05/2016) Sesuai Pasal 11 Ayat (1) dan Pasal 16B Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, menyatakan bahwa, Pemberi Kerja wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjaannya sebagai peserta jaminan kesehatan kepada BPJS Kesehatan, dengan membayar iuran sebesar 5% dengan ketentuan 3% dibayar oleh pemberi kerja dan 2% dibayar oleh peserta.

Sehubungan dengan ketentuan tersebut di atas, Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, dengan surat tertanggal 25 Mei 2016 Nomor 283/KPU/V/2015, memerintahkan kepada Sekretaris KPU Provinsi/KIP Aceh dan Sekretaris KPU Kab/Kodya dan KIP di seluruh Indonesia, untuk melakukan pendataan seluruh Anggota KPU Non PNS dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN)” untuk memenuhi persyaratan dalam pelayanan jaminan kesehatan”.

Berkaitan dengan program yang dicanangkan KPU tentang pelayanan jaminan kesehatan, berdasarkan data, di Sub Bagian Logistik, Keuangan, dan Umum, Sekretariat KPU Kabupaten Kudus, sejak tanggal 28 Januari 2015, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) sebanyak 6 (enam) orang sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja. Keenam PPNPN tersebut terinci, dua orang tenaga kebersihan, tiga orang tenaga keamanan dan satu orang sopir.

Menurut penuturan Sunoto, PPNPN keberihan, atas nama sejawat, mengucapkan terimakasih atas fasilitas yang telah diberikan oleh Sekretaris KPU Kabupaten Kudus, diikutsertakan dalamprogram BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja. Selanjutnya dikatakan, “fasilitas yang diterima PPNPN, nyaris sama dan serupa dengan PNS, bedanya, hanya terletak pada besaran nominal yang diterima setiap bulannya. Kalau PN berupa gaji, diterima setiap bulannya, sedangkan PPNPN berupa upah sedikit di atas UMK, kerja du atu bulan, baru menerima upah, walaupun kalau dijumlah dalam  satu tahun tetap menerima 12 bulan, Alhamdulillah”, ujarnya beryukur

Fasilitas BPJS Kesehatan yang diterima oleh PPNPN, berupa pelayanan kesehatan untuk istri dan tiga orang anak. Sedangkan, fasilitas BPJ Tenaga Kerja yang diterima PPNPN berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tuas. (pakton)