“KUNJUNGANNYA TIDAK FORMAL, TAPI SAMBUTANNYA SANGAT FORMAL”

Bagikan :

12

Selasa, 10 Januari 2017; KPU Kabupaten Kudus mendapatkan kunjungan dari anggota KPU Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Sebenarnya kunjungan tersebut sekedar mampir, karena KPU Kabupaten Barito Kuala sedang checking proses pencetakan Surat Suara Pemilihan Bupatidan Wakil Bupati Barito Kuala di PT. Pura Barutama Kudus.
Anggota KPU Kabupaten Barito Kuala yang berkunjung adalah Anggota KPU Divisi Hukum, yaitu Sudarmono dan Kasubag Umum.Dari KPU Kabupaten Kudus, yang menerima adalah Moh. Khanafi (Ketua KPU), Syafiq Ainurridho (Divisi Perencanaan dan Data), Dhani Kurniawan (Divisi Teknis), Eni Misdayani (Divisi Partisipasi Masyarakat), dan didampingi Sudartono (Kasubag Umum).
Sudarmono yang ternyata kelahiran asli Pemalang Jawa Tengah ini juga diajak untuk melihat perpustakaan, Sudut Pintar Pemilu (SPP), dan PPID KPU Kabupaten Kudus. Dalam bincang-bincangnya, ia sangat berterima kasih sekali karena telah disambut dengan sangat baik, dan bias sharing ide dan gagasan yang menyangkut pembuatan perpustakaan KPU dan Rumah Pintar Pemilu (RPP) sebagai pusat kajian dan pendidikan politik bagi pemilih, serta persoalan pemilihan bupati dan wakil bupati di kabupatennya pada bulan Februari 2017 ini, diantaranya adalah masalah sulitnya orang yang mau mendaftar menjadi PPK, PPS dan KPPS, dan kondisi geografis yang dihadapi. Disana yang jumlah pemilihnya hanya sekitar sepertiga dari pemilih di Kabupaten Kudus, akan tetapi gambaran geografis yang dihadapi penyelenggara disana sangatlah berat.
Sebagai contoh ada satu desa yang pengiriman logistiknya sangat kesulitan dijangkau dengan kendaraan darat. Bisanya yang paling cepat harus melalui sungai besar dengan perahu “klotok” dan sering pula diombang-ambingkan oleh ombak sungai yang cukup besar.
Sebelum mengakhiri kunjungannya di KPU Kabupaten Kudus, Sudarmono menyapaikan harapannya supaya suatu saat KPU Kabupaten Kudus juga ke KPU Kabupaten Barito Kuala dan“kunjungannya tidak formal, tapi sambutannya sangat formal” tambahnya. [ridho]