Ingin tahu kesiapan KPU Kabupaten Kudus, KOMISI A DPRD Jawa Tengah melakukan Kunjungan Kerja ke KPU

Bagikan :

DSC_0008Dalam rangka melihat kesiapan KPU Kabupaten Kudus dalam penyelenggaraan Pilgub Jateng dan Pilbup Kudus Tahun 2018, kemarin hari Rabu, 1 Nopember 2018, Komisi A DPRD Jawa Tengah melakukan Kunjungan Kerja ke KPU Kabupaten Kudus. Rombongan anggota dewan tersebut dipimpin langsung oleh Masruhan Samsuri selaku Ketua Komisi A dan diikuti beberapa anggota komisi lainnya.

Kunjungan kerja tersebut diterima langsung oleh Komisioner KPU Kabupaten Kudus, yaitu Syafiq Ainurridho, Eni Misdayani, dan Naily Syarifah, serta didampingi oleh Plt. Sekretaris KPU, Sudartono, dan Kasubag Program dan Data.
Pada awal sambutannya, Syafiq menyampaikan hal-hal yang terkait dengan tahapan penyelenggaraan pemilihan yang sudah terlaksana, diantaranya NPHD yang sudah ditandatangani, Anggaran pemilihan yang sudah tidak ada masalah, sosialisasi pencalonan, Peluncuran Tahapan Pilbup, dan rekrutmen PPK yang sudah selesai, serta rekrutmen PPS yang masih berjalan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian kunjungan kerja ini adalah terkait dengan pemutakhiran daftar pemilih yang harus akurat, PPDP yang harus benar-benar terjun ke lapangan melakukan coklit sehingga daftar pemilih yang dihasilkan bisa valid, dan peningkatan pertisipasi dalam pemilihan tidak hanya terkait dengan kedatangan pemilih ke TPS, akan tetapi partisipasi terkait dengan pengawasan terhadap proses penyelenggaraan pemilihan secara aktif dan partisipasi sebagai penyelenggara pemilihan.DSC_0030

Diakhir acara kunjungan kerja tersebut, disampaikan beberapa masukan kepada KPU Kabupaten Kudus yaitu pertama, KPU harus meningkatkan partisipasi pemilih lagi pada Pilgub Jateng dan Pilbup Kudus tahun 2018 ini, kedua, koordinasi dan sinergi antar SDM penyelenggara, sehingga apabila timbul masalah dalam penyelenggaraan bisa diatasi dengan menggunakan pendekatan humanis dengan tetap berpegang pada aturan normatif. Dan ketiga, sarana dan prasarana untuk mendukung penyelenggaraan harus memadai, sehingga proses dan teknis penyelenggaraan bisa terlaksana dengan dukungan sarana prasarana yang memadai tersebut. [] (ridlo)