Pelepasan Mahasiswa Magang, Banyak Pesan yang Disampaikan.

Bagikan :

Kudus- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kudus mengadakan perpisahan dengan mahasiswa magang dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus pada hari Senin (1/3/2021). Acara di isi dengan presentasi hasil kegiatan yang dilakukan selama 1 (satu) bulan kegiatan magang berlangsung.

Bertempat di aula kantor KPU Kudus, acara di mulai pukul 09.00 WIB yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU beserta Sekretaris dan semua Kasubbag.

Dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kegiatannya. Kelompok satu mempresentasikan kegiatan Webinar dengan tema “RUU Pemilu Tidak Jadi Dibahas, Bagaimana Pemilu Kedepan?”.

Dalam presentasinya, kelompok satu menjelaskan analisis mereka mengenai alasan pihak yang pro dan kontra terhadap RUU Pemilu, Rekonstruksi Keserentakan Pemilu dan solusi sikap acuh tak acuh pemilih terhadap Pemilu.

Tambahan untuk kelompok satu  datang dari Cahyo Maryadi (Anggota KPU Kudus), bahwasanya pembuatan Undang-Undang harus pro dengan Demokrasi, maka dari itu mahasiswa diharapkan dapat memperjuangkan keberlangsungannya.

Kelompok dua mempresentasikan mengenai Perbandingan Partisipasi Pemilu tahun 2014 dan 2019. Hasil yang diperoleh, secara umum ada kenaikan partisipasi masyarakat pada Pemilu tahun 2019. Kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dari 75,82% pada Pemilu tahun 2014 menjadi 85,98% pada Pemilu 2019.

Pada kesempatan kali ini, Naily Syarifah (Ketua KPU Kudus) menambahkan agar kelompok dua memberi analisis mengenai faktor-faktor penyebab naiknya tingkat partisipasi pada Pemilu tahun 2019.

Kelompok tiga mempresentasikan Podcast bersama dengan Ketua KPU Kudus yang membahas mengenai kinerja KPU Kudus dimasa pandemi.

Dalam acara tersebut para mahasiswa menyampaikan kesan yang didapat selama menjalankan magang di KPU Kabupaten Kudus. Mereka sepakat mengatakan bahwa KPU yang selama ini dipandang tidak memiliki pekerjaan ketika tidak ada Pemilu, ternyata memiliki banyak kegiatan yang tetap harus dijalankan secara kontinyu seperti kegiatan operasional rutin, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan dan pendidikan kepemiluan. Selain itu banyak pelajaran yang diperoleh selama magang berlangsung, seperti pengolahan data, proses penyelenggaraan webinar dan podcast.

Beberapa pesan disampaikan untuk para mahasiswa diantaranya pesan dari Naily Syarifah (Ketua KPU Kudus) bahwa untuk menghadapi dunia kerja kita butuh berinteraksi dengan banyak orang untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman baru.

Sedangkan Ahmad Kholil (Anggota KPU Kudus) berpesan untuk dapat memanfaatkan ilmu yang telah di dapat selama magang di KPU Kudus dikehidupan sehari-hari .

Selaku Sekretaris KPU Kudus, Heri Darwanto juga menyampaikan pesan kepada semua mahasiswa magang bahwa KPU bukan berada di pihak yang pro maupun kontra terhadap RUU Pemilu karena KPU hanya berperan sebagai pelaksana Undang-Undang. Dan apapun yang diputuskan dan diamanatkan oleh Undang-Undang maka KPU harus siap menjalankan.

Acara di akhiri dengan penyerahan sertifikat dari Ketua KPU Kudus kepada perwakilan mahasiswa dan penyerahan plakat dari perwakilan mahasiswa kepada Ketua KPU Kudus. (hupmas)