Pengelolaan Logistik Tentukan Kesuksesan Penyelenggaraan Pemilu

Bagikan :

KUDUS – Pengelolaan dan distribusi logistik menjadi salah satu aspek yang paling penting dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan (Pilkada). Sebab, ketika ada kesalahan dalam mengelolanya, akan berdampak fatal. Bahkan bisa membatalkan pelaksanaan pencoblosan pesta demokrasi tersebut.

Untuk itu, manajemen dalam pengelolaan dan distribusi logistik harus benar-benar terukur dengan baik dan sistematis. Mulai perencanaan, pengadaan, pengawasan, dan pendistribusian harus tidak ada kesalahan.

Merujuk hal tersebut, KPU Kabupaten Kudus menggelar Rapat Evaluasi Logistik Pemilihan Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019 pada Senin (20/9/2021). Rapat yang berlangsung di aula kantor KPU Kabupaten Kudus dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Kudus Naily Syarifah.

Dalam sambutannya, Naily menjelaskan, rapat ini bertujuan mendapatkan masukan dan sebagai evaluasi terkait pengelolaan logistik Pemilu dan Pemilihan. Hasil rapat tersebut akan diteruskan kepada KPU RI untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam merumuskan pengelolaan logistik Pemilu 2024.

Mengundang Bawaslu Kabupaten Kudus, Polres Kudus, Kodim 0722 Kudus dan eks PPK dari 9 (sembilan) Kecamatan di Kabupaten Kudus, rapat tersebut membahas permasalahan dalam penanganan logistik pada saat Pemilihan Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019. Pada kesempatan yang sama, para peserta rapat juga menyampaikan beberapa permasalahan yang dialami saat tahapan logistik mulai dari proses pengepakan, pengiriman, pengembalian logistik ke KPU serta gudang transit untuk penyimpanan logistik sementara di tingkat Kecamatan. Selain dari PPK, perwakilan dari Polres Kudus dan Kodim 0722 Kudus juga menyampaikan saran terkait pendistribusian logistik.

KPU Kabupaten Kudus menyambut baik masukan dari peserta rapat untuk perbaikan manajemen pengelolaan distribusi logistik. Pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan selanjutnya, KPU Kabupaten Kudus mulai mempersiapkan pengelolaan logistik sejak awal. Dengan harapan dapat meminimalisir permasalahan-permasalahan yang mungkin muncul di lapangan sehingga pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan, khususnya tahapan logistik bisa berjalan lancar. (Kul/Hupmas)