Tingkatkan Kualitas Demokrasi melalui Pendidikan Politik

Bagikan :

Kudus – Peran penting masyarakat dalam kehidupan politik menjadi salah satu alasan diselenggarakannya pendidikan politik. Pendidikan politik merupakan upaya untuk memberikan pemahaman ataupun pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana cara berpartisipasi dalam politik. Partisipasi masyarakat dalam politik dapat disalurkan melalui kegiatan kepemiluan baik sebagai penyelenggara, peserta maupun sebagai pengguna hak pilih pada Pemilu.

Angka partisipasi masyarakat menjadi salah satu sorotan dalam setiap penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Untuk itu, pendidikan politik tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu, namun juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Dalam rangka meningkatkan peran aktif dan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kudus menyelenggarakan pendidikan politik bagi masyarakat Kabupaten Kudus yang bertempat di aula kantor PC NU Cabang Kudus, Rabu (27/10).

Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan kali ini adalah Kepala Kesbangpol Kabupaten Kudus, Ketua KPU Kabupaten Kudus, Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus dan Dosen dari Institut Agama Islam Negeri Kudus.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Kudus menuturkan kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat tentang Pemilu. Sebagai perwakilan dari pemerintah daerah, Harso Widodo menyatakan kesiapan Kabupaten Kudus dalam menyambut Pemilihan serentak tahun 2024.

Menjadi narasumber ke-2, Ketua KPU Kabupaten Kudus, Naily Syarifah menyampaikan materi mengenai Tantangan dan Persiapan Pemilu dan Pemilihan 2024, mulai dari sistem Pemilu sampai pada roadmap Pemilu dan Pemilihan 2024. Diharapkan para peserta kegiatan ini semakin memahami pentingnya Pemilu, sehingga pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan mendatang angka partisipasi pemilih semakin meningkat khususnya di Kabupaten Kudus. Naily juga meminta kepada para peserta untuk ikut berpartisipasi aktif membantu KPU dalam Pemutakhiran Data Pemilih secara mandiri dengan mengisi form yang telah disediakan di website KPU Kabupaten Kudus.

Narasumber yang ke-3, Dosen Institut Agama Islam Negeri Kudus, Kisbiyanto membahas mengenai jalannya demokrasi di Indonesia. Beliau mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa hidup di negara demokrasi, memang diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapat, namun kita perlu tahu bahwa kebebasan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan.

Narasumber terakhir, Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus Moh Wahibul Minan, memaparkan materi seputar peran masyarakat dalam pengawasan Pemilu. Mulai dari prosedur pelaporan sampai pada pemberian hukuman bagi pelanggar.

Di akhir kegiatan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kudus berharap sinergitas Pemerintah Daerah dan para penyelenggara Pemilu tetap terjalin dengan dengan baik sehingga pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan 2024, peran aktif dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih dapat meningkat. (Hupmas)