Ajari Siswa-Siswi MA NU Raden Umar Said Jadi Pemilih Cerdas

Bagikan :

Kudus- Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Kudus kembali melaksanakan Pendidikan Pemilih di MA NU Raden Umar Said, Kamis (9/12).

Acara tersebut dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah MA NU Raden Umar Said Muhammad Zaenul Anwar. Dalam sambutannya, Zaenul berpesan kepada para siswa untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya, terlebih lagi dalam waktu dekat akan diadakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Osis. “Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Osis merupakan pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah, untuk itu kalian harus mengikuti kegiatan ini dengan serius” ujarnya lebih lanjut.

Dihadapan para siswa, Ahmad Kholil menyampaikan materi seputar bagaimana cara menjadi pemilih pemula yang cerdas. Pemilih yang cerdas berarti dapat memahami betul pentingnya penyelenggaraan Pemilu dan tidak asal menggunakan hak pilihnya. “Menjadi pemilih cerdas artinya tidak apatis dan bersedia untuk berpartisipasi dalam Pemilu baik menjadi pemilih ataupun menjadi penyelenggara Pemilu” pungkas Alan sapaan akrab dari Ahmad Kholil.

Alan juga menjelaskan terkait dampak negatif pemilih yang tidak cerdas terhadap keberlangsungan kehidupan berdemokrasi. Materi ini dipilih untuk menekan angka golput dikalangan pemilih pemula.

Antusiame para siswa dalam mengikuti kegiatan terlihat ketika sesi tanya jawab berlangsung. Para siswa berebut untuk bertanya maupun untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.

Kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih dilakukan untuk memberikan informasi mengenai Pemilihan Umum kepada masyarakat terutama pada pemilih pemula. Mengingat besarnya potensi pemilih pemula pada Pemilu 2024, kegiatan sosialisasi dikalangan siswa-siswi SMA sederajat dipandang perlu untuk dilakukan.  Pada tahun 2024 mendatang, para siswa tentunya sudah berusia 17 tahun atau lebih. Artinya pada saat Pemilu berlangsung, mereka sudah memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilihnya. (hupmas)