Kontribusi Mahasiswa Dalam Membangun Demokrasi

Bagikan :

Kudus- Di penghujung tahun ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus kembali menyelenggarakan Webinar KPU Goes To Campus, Selasa (21/12). Bekerja sama dengan mahasiswa magang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang, webinar kali ini mengangkat tema “Kontribusi Politik Mahasiswa Dalam Pesta Demokrasi Pemilu Serentak 2024.”

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang Agus Riyanto. Dalam sambutannya Agus Riyanto mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Kudus. Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa mempunyai bekal untuk memberikan kontribusi dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.

Pada kesempatan yang sama, Naily Syarifah selaku Ketua KPU Kabupaten Kudus juga memberikan sambutan sekaligus membuka cara Webinar KPU Goes to Campus. “Keberhasilan penyelenggaraan Pemilu bukan hanya tanggung jawab KPU, namun juga tanggung jawab kita semua. Mahasiswa sebagai tonggak perubahan harus mampu terlibat untuk kemajuan demokrasi bangsa”, ujar Naily.

Pemateri pertama, Joko J. Prihatmoko Dosen Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang menyampaikan materi tentang Demokrasi dalam Pemilu 2024. Selain menyampaikan tentang parameter Pemilu yang demokratis, point penting dari materi tersebut adalah pentingnya kontribusi mahasiswa dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang. Selain menjadi pemilih, mahasiswa juga dapat berperan sebagai penyelenggaraan maupun pengawas Pemilu.

Sebagai pemateri kedua, Cahyo Maryadi Komisioner KPU Kabupaten Kudus menyampaikan materi tentang Kontribusi Politik Mahasiswa Dalam Pesta Demokrasi Pemilu Serentak 2024 dari sudut pandang penyelenggara Pemilu. Sebelum berperan lebih jauh, ada baiknya para mahasiswa ini mengetahui sistem Pemilu sampai pada tahapan teknis penyelenggaraan Pemilu. Sehingga kontribusi yang diberikan sesuai yang diharapkan. Mahasiswa adalah agen perubahan, untuk itu partisipasi mahasiswa sangat diperlukan dalam mewujudkan Pemilu yang demokratis. (hupmas)