Pengalaman Jadi Pembelajaran untuk Hadapi Tahapan

Bagikan :

KUDUS- DPC Partai Demokrat dan DPD Partai Perindo menjadi partai berikutnya yang dikunjungi KPU Kabupaten Kudus, Kamis (10/3). Selain sebagai sarana silaturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan memberikan informasi awal terkait Pemilu Serentak.

 

Kedatangan rombongan dari KPU Kabupaten Kudus disambut oleh pegurus beserta staf pendukung di masing-masing partai yang dikunjungi. Partai Demokrat dan Partai Perindo mengapresiasi kehadiran KPU serta menerima arahan dan masukan untuk menyiapkan tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik.

 

Seperti pada kunjungan sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Kudus Naily Syarifah menyampaikan beberapa hal terkait tahapan pemilu seperti persiapan pendaftaran dan verifikasi partai politik yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2022. Semakin dekatnya waktu pendaftaran, partai politik calon peserta Pemilu diminta untuk mulai  mempersiapkan kelengkapan administrasi dan data dukungnya.

 

Dhani Kurniawan anggota KPU Kudus Divisi Teknis Penyelenggaraan juga menjelaskan bahwa mekanisme pendaftaran memang tidak berbeda jauh dari Pemilu sebelumnya, namun persiapan tetap harus dilakukan dari jauh hari. “Permasalahan yang muncul saat Pemilu 2019 diharapkan menjadi media pembelajaran bagi partai politik agar lebih siap untuk menghadapi tahapan tersebut”, imbuh Dhani.

 

Selain itu, KPU Kabupaten Kudus menyampaikan adanya uji publik dapil dengan mengundang partai politik dan stakeholder terkait untuk merumuskan dapil yang akan diajukan untuk Pemilu 2024. Pada kesempatan yang sama Heri Darwanto selaku Sekretaris KPU Kabupaten Kudus mengungkapkan bahwa kontribusi partai politik ini diperlukan agar prinsip-prinsip penataan Dapil dan alokasi kursi dapat terpenuhi dengan baik.

 

Pertanyaan terkait keterwakilan perempuan diajukan oleh partai Demokrat maupun partai Perindo. Menjawab dari pertanyaan tersebut Naily menjelaskan bahwa 30% keterwakilan perempuan dilihat dari kepengurusan inti. Di akhir kunjungan, KPU Kabupaten Kudus menegaskan keterbukaan jika partai politik ingin berkonsultasi maupun berdiskusi secara langsung. (kul/hupmas)