Kunjungan Kerja ke Parpol, KPU Sosialisasikan Penataan Dapil

Bagikan :

KUDUS-Banyak agenda yang tengah dilakukan oleh KPU Kabupaten Kudus dalam mempersiapkan Pemilu Serentak 2024. Selain meningkatkan kompetensi internal penyelenggara Pemilu, KPU Kabupaten Kudus juga melaksanakan kunjungan kerja ke berbagai partai politik di wilayah Kabupaten Kudus. Tujuannya untuk mensosialisasikan tahapan Pemilu Serentak 2024 yang dilaksanakan pada tahun ini.

 

Pada minggu ke-3 bulan Maret 2022, KPU Kabupaten Kudus mengunjungi 3 (tiga) partai politik. Kunjungan kerja ke DPC partai Ummat dilaksanakan pada Selasa (22/3), DPC Partai Gerindra pada Rabu (23/3) dan DPD Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) pada Kamis (24/3).

 

Dari 3 (tiga) partai yang dikunjungi terdapat 2 (dua) partai baru. Tentunya sebagai partai baru, kedua partai tersebut akan menjalani verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Ketua KPU Kabupaten Kudus Naily Syarifah menghimbau kepada setiap partai politik untuk menyiapkan SDM yang kompeten di bidang teknologi dan informasi. Karena pelaksanaan pendaftaran dan verifikasi partai politik nanti akan berbasis pada teknologi.

 

Anggota KPU Kudus Dhani Kurniawan menambahkan bahwa untuk pengisian SIPOL akan dimulai pada bulan April 2022. Partai politik pada tingkat Kabupaten disarankan untuk mulai berkoordinasi dengan DPP. Karena penginputan aplikasi SIPOL dilakukan oleh DPP dan KPU Kabupaten nantinya hanya mengunduh data yang ada di SIPOL. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar KPU Kabupaten untuk melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Verifikasi administrasi digunakan untuk memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan partai politik menjadi peserta Pemilu. Sedangkan verifikasi faktual digunakan untuk memeriksa dan mencocokan kebenaran dokumen persyaratan dengan obyek di lapangan.

 

Pada kesempatan yang sama, Anggota KPU Kudus Ahmad Kholil menjelaskan terkait penataan dapil. Namun, sebelum adanya penataan tersebut KPU Kudus akan mengadakan uji publik. KPU Kabupaten Kudus meminta peran aktif dari partai politik untuk mengikuti serta memberikan masukan pada uji publik tersebut. Hasil dari uji publik nantinya akan disampaikan kepada KPU RI untuk selanjutnya akan ditetapkan sebagai daerah pemilihan Kabupaten Kudus.

 

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris KPU Kudus Heri Darwanto menyampaikan bahwa dalam merumuskan dapil di Kabupaten Kudus KPU tidak hanya mengundang partai politik saja, melainkan juga mengundang stakeholder terkait untuk hadir dalam uji publik tersebut. Untuk penetapan dapil tidak serta merta ditetapkan begitu saja begitu saja, harus memenuhi tujuh prinsip penataan dapil yaitu kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsionalitas, Integralitas wilayah, cakupan wilayah yang sama, kohetivitas, dan kesinambungan.

 

KPU Kabupaten Kudus selalu memberikan pelayanan terbaik kepada partai politik calon peserta Pemilu jika membutuhkan informasi terkait Pemilu Serentak 2024. Selain melalui website dan media sosial, partai politik juga dapat datang langsung jika membutuhkan arahan atau informasi tambahan. (humas)