PENCANANGAN ZONA INTEGRITAS SEBAGAI WUJUD REFORMASI BIROKRASI

Bagikan :

KUDUS-Pemerintah tengah gencar menggaungkan reformasi birokrasi sebagai upaya untuk mencapai good governance. Reformasi birokrasi dilakukan dengan pembaharuan serta perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah. Pembangunan zona integritas merupakan langkah nyata untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan tagline “Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani” diharapkan dapat mendukung penegakan integritas dan pelayanan berkualitas serta pencegahan korupsi di lingkungan instansi pemerintah.

KPU Kabupaten Kudus berkesempatan menjadi salah satu KPU Kabupaten/Kota pilot project implementasi zona integritas di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu, KPU Kabupaten Kudus menggelar acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lingkungan KPU Kabupaten Kudus, Kamis (7/4). Bertempat di aula kantor KPU Kabupaten Kudus, pencanangan tersebut diresmikan langsung oleh Komisioner KPU RI, Arief Budiman. Hadir dalam acara tersebut Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Ikhwanudin, Kepala Disdukcapil Kabupaten Kudus, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kudus, Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus serta perwakilan dari KPU Kota Semarang, Kabupaten Demak dan Kabupaten Pati.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Kudus Naily Syarifah. Naily menyatakan bahwa KPU Kabupaten Kudus berkomitmen untuk mewujudkan reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan Pemilu yang berintegritas. “Pencanangan ini sebagai komitmen kami untuk bersama-sama mewujudkan zona integritas di lingkungan KPU Kabupaten Kudus dan menjadi role model bagi instansi lain,” tegasnya lebih lanjut. KPU Kabupaten Kudus akan membuat rencana aksi implementasi pembangunan zona integritas ditahun ini. Diakhir tahun akan dilaksanakan evaluasi zona integritas dengan 6 (enam) aspek penilaian, yaitu : manajeman perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam arahannya, Komisioner KPU RI, Arief Budiman mengatakan “saya titip pesan tiga kata transparency, integrity, quality dan yang lebih penting dari tiga kata tersebut adalah implementasikan.” Dengan implementasi yang terarah, maka akan membantu terlaksananya Pemilu yang berkualitas. “Agar ke depannya, kita akan menjadi rujukan penyelenggara Pemilu di dunia,” pungkasnya.

Selain pencanangan zona integritas, KPU Kabupaten Kudus juga melaksanakan launching aplikasi WADUL KPU KUDUS (Wadah Aspirasi dan Pengaduan Online KPU Kudus). Aplikasi berbasis web portal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin memberikan sumbang saran, kritik, pengaduan dan gagasan guna pelayanan publik yang lebih baik.

Acara diakhiri dengan Monitoring Persiapan Pembahasan RAB Pemilihan Tahun 2024 dengan Pemerintah Daerah. Keempat KPU Kabupaten/Kota yang hadir diminta untuk melaporkan progress pembahasan pengajuan RAB Pemilihan dengan Pemerintah Daerah masing-masing.(rendatin/humas)